Survei LSI, Elektabilitas Airlangga Hartarto Teratas

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto

NITENI - Laboratorium Survei Indonesia (LSI) baru saja merilis hasil survei capres RI ke-8. Hasilnya, nama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto paling teratas dengan raihan suara mencapai 16,2 persen.

Menurut Direktur Eksekutif Laboratorium Survei Indonesia (LSI), Albertus Dino, tingginya elektabilitas Airlangga Hartarto dipengaruhi gejala sosial-ekonomi yang terjadi selama dua tahun akibat dampak Covid-19.

"Sebanyak 78,8 persen perekonomian masyarakat mengalami penurunan yang signifikan dan sebanyak 21,2 mengalami penurunan namun tidak terlalu signifikan, dimana simpanan dan tabungan, sumber pendapatan masyarakat tidak terlalu terdampak." Ujar Albertus Dino lewat rilis yang diterima redaksi, Kamis, 16 Desember 2021.

Hasil Penelitian inipun menunjukan gejala sosial di masyarakat yang menyatakan bahwa kinerja Pemerintahan Jokowi dalam memulihkan ekonomi dan penanggulangan Covid-19 menunjukan tingkat kepuasan yang sangat signifikan.

"Hampir 86,8 persen masyarakat merasakan puas dimana pemerintah sudah bekerja keras dan menuju ke arah yang benar dalam memulihkan ekonomi dan menanggulangi penyebaran Covid dengan kebijakan PPKM dan Vaksinisasi. Sementara sebanyak 13,2 persen masyarakat tidak puas." Lanjutnya.

Dari hasil penelitian terhadap gejolak sosial masyarakat didapati bahwa tokoh yang diidam-idamkan oleh masyarakat untuk menjadi presiden RI yang kedelapan adalah tokoh yang memiliki kemampuan dan kredibilitas serta kerja kerja nyata serta program programnya yang sudah berdampak pada ekonomi keluarga.

"Hal ini terjawab bahwa sebanyak 70,3 persen masyarakat tidak butuh pemimpin yang cakap dalam pencitraan dan tebar pesona saja tapi kebijakannya tidak berdampak pada ekonomi keluarga masyarakat" ungkapnya.

"Sementara 29,7 persen menyatakan tokoh yang mampu dan tetap melanjutkan program program prorakyat dan pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan oleh presiden Jokowi." Paparnya lagi.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis:

Baca Juga