Ratna Listy Rilis Lagu Baru dan Sibuk Ngusir Mahluk Gaib

NITENI - Artis Ratna Listy rupanya masih aktif bernyanyi. Hal itu dibuktikan dengan dirinya yang belum lama ini merilis dua buah lagu baru, single dan duet bersama rekannya, Panglima Langit.

Adapun single Ratna Listy itu berjudul "Sesaji" dan duetnya dengan Panglima Langit bertajuk "Guna-guna". Lagu tersebut menggunakan 3 bahasa dan disisipi juga dengan tarian daerah.

"Uniknya, lagu Guna-guna ini ditulis dalam 3 bahasa yaitu Jawa, Aceh dan Bahasa Indonesia dan ada unsur Tarian Jawa dan Aceh di dalam video klipnya. Ada pesan moral bahwa Budaya Indonesia itu keren lho, Seni Budaya Aceh dan Jawa bisa bersatu dalan satu karya yang indah, jadi kita patut bangga, jangan hanya bangga dengan Budaya negara lain seperti yang marak belakangan ini." Ujar Ratna Listy, Minggu (26/6/2022).

Sementara itu, disela waktu menjalani karir keartisan, Ratna kini rupanya punya kegiatan dan aktivitas yang terbilang baru. Ia kini membuka praktek pengobatan spiritual bersama rekan duetnya Panglima Langit dan tim.

"Selain masih aktif sebagai penyanyi, saya juga buka praktek Klinik Pengobatan Spiritual bersama Panglima Langit di kawasan Kota Wisata Cibubur. Kami khusus menangani kasus-kasus gangguan gaib." Kata Ratna menjelaskan perihal kegiatannya di luar panggung hiburan.

Sebagai orang yang dibesarkan di dunia broadcast, Ratna sepertinya mengerti betul bagaimana mengelola praktek pengobatan spiritualnya itu agar pesan dan informasinya sampai ke tengah masyarakat. Ia lantas membuatkan chanel Youtube yang diproduseri serta dibawakan langsung dirinya.

"Video-video pengobatan kami bisa disaksikan di kanal Youtube "MATA LANGIT". Disana saya berperan sebagai produser sekaligus Host. Selain berisi konten pengobatan, Mata Langit juga menampilkan konten penelusuran tempat-tempat sejarah dan angker." Terang Ratna.

Selama kurang lebih lima tahun membuka praktek pengobatan spiritual bersama Panglima Langit, Ratna tak menampik jika pengobatan alternatif yang dijalaninya berbeda dengan yang lain.

"Beberapa bintang tamu di Mata Langit adalah pasien yg berobat dan ingin punya dokumentasi pengobatan yg bagus. Proses Pengobatan kami berbeda dengan yang lain. Jika ada gangguan di luar nalar, sebelum diobati pasien akan kami ajak menelisik akar permasalahan melalui mediumisasi. Setelah terungkap penyebab penyakitnya, kami obati, bersihkan dan pagari. Kami bantu sampai tuntas." Jelas Ratna lagi.

Bukan hanya secara langsung, pengobatan alternatif itu kata Ratna juga dapat dilakukan secara online, sehingga pasien berasal dari berbagai negara.

"Kami juga melayani pengobatan jarak jauh melalui Videl Call. Pasien kami dari berbagai negara, diantaranya Hong Kong, Taiwan, Belanda, Florida, Jepang, Norwegia, Singapore, Malaysia, Saudi, Amerika. Video-video pengobatan jarak jauh bisa disaksikan di kanal youtube "RATNA LISTY"." Lagi kata Ratna.

"Pasien kami beragam, mulai tukang sayur hingga pejabat tinggi. Pengobatan kami dengan metode Lada yang ditempelkan di ujung-ujung jari sambil dibacakan doa-doa dari Alquran. Meski doa pengobatan dibacakan secara Islam, tapi pasien kami lintas agama. Kami sudah menangani pasien-pasien yang beragama Kristen, Katholik, Budha, Hindu, Konghuchu bahkan ada pasien kami yg tidak memiliki agama." Lanjut Ratna.

Lalu apakah Ratna memang diberikan oleh Tuhan keistimewaan sehingga dapat mengobati orang yang diganggu bangsa gaib?

"Prinsipnya, kami membantu siapapun yang didzolimi bangsa Gaib tak peduli apa agamanya. Sebenarnya saya hanya memiliki nyali untuk mendampingi Panglima Langit menghadapi musuh yang tak terlihat. Karena yang mengobati adalah Panglima Langit. Aku sebagai partner yang bertugas melayani setiap pasien sebaik-baiknya dan saat pengungkapan kasus aku bertugas mengorek informasi sebanyak-banyaknya dari makhluk-makhluk yang ditarik Panglima Langit dan dimasukkan ke badan Mediator Ismi, Agil dan Igun." Imbuh Ratna.

Ratna menambahkan lagi, dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, dirinya merasa bersyukur dapat merawat dengan baik hubungannya, baik dengan fans, pasien hingga masyarakat luas.

"Beruntung sekarang jaman Sosmed, jadi hubungan dengan fans, klien maupun produser tetap bisa terjaga. Minimal mereka bisa tahu kabar dari akun sosmedku. Bagiku yg terpenting adalah berbagi kebaikan dengan sesama sebanyak-banyaknya. Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain. Anehnya, orang-orang yang minta foto itu sebagian besar fans Mata Langit. Bahkan mereka punya grup WA yang isinya fans Mata Langit dari seluruh dunia. Karena mereka menyaksikan dari Youtube yang lintas negara. Setiap hari ada saja yang kirim makanan ke markas Mata Langit. Fans fanatik seperti ini belum pernah aku rasakan sebelum punya Youtube Mata Langit." Cerita Ratna.

Ratna menjelaskan bahwa dirinya tidak punya target, kecuali hanya melayani orang lain yang mengalami musibah dengan sebaik-baiknya.

"Kami tidak punya target apa-apa. Tidak berusaha mencari pasien sebanyak-banyaknya. Kami melakukan pelayanan sebaik-baiknya saja. Alhamdulillah atas ijin Allah banyak pasien yg sembuh. Harapan saya, semoga tim Mata Langit diberi kesehatan agar kami terus bisa berbagi kebaikan membantu siapapun yang membutuhkan bantuan kami. Meski tugas kami tak mudah, kami bersyukur banyak yang mendoakan kami. Kadang kami harus "bertaruh nyawa" saat berperang menghadapi musuh yang tak terlihat. Tapi aku bangga menjadi pasukan Panglima Langit. Merupakan kebahagiaan tersendiri ketika bisa merubah air mata menjadi senyum kebahagiaan di wajah-wajah pasien kami." Tutup Ratna Listy, seraya meninggalkan alamat klinik pengobatan alternatifnya yang berada di jalan Pesona Amsterdam blok i9/2, Kota Wisata Cibubur, Bogor, Jawa Barat.**

Penulis: Alamsyah

Baca Juga