Mendorong Pengembangan Pariwisata di Tingkat Desa

Pengelola Promosi dan Informasi Wisata Disbudparpora Kab Bartim Debbi Leriantoni (foto ; Iwan Prast)
Pengelola Promosi dan Informasi Wisata Disbudparpora Kab Bartim Debbi Leriantoni (foto ; Iwan Prast)

NITENI - Pengembangan pariwisata, kini bukan lagi didominasi oleh kabupaten ataupun Kota. Ada perubahan sistem tengah terjadi, guna mendongkrak sektor kepariwisataan yang sempat terpuruk.

Apalagi banyak potensi di desa,yang jika digarap bisa memberdayakan desa tersebut, beserta SDMnya

Begitu pula yang tengah digerakkan di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Pemberdayaan sektor pariwisata sudah terkondisikan pula hingga di tingkat desa.

Dan untuk menciptakan eksosistem yang mendukung, Kementerian  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur (Disbudparpora Bartim) bukan hanya mensupport obyek wisata yang digagas dan dikelola desa. Tapi juga menyponsori didirikannya kelompok sadar wisata atau Pokdarwis.

Pokdarwis sendiri adalah salah satu elemen yang dipersyaratkan pusat, untuk mendukung sebuah desa bisa dikategorikan sebagai Desa Wisata.

Dikatakan oleh Kepala Disbudparpora Kab Bartim Forty Rickyanou, melalui Pengelola Promosi dan Informasi Pariwisata Debbi Leriantoni, tadi siang (Kamis, 17/3), saat ini di Bartim sudah ada 12 Pokdarwis yang sudah terbentuk.

"Tahun 2023 mendatang kita berencana membuat 3 Pokdarwis lagi. Sehingga genap target 15 Pokdarwis. Karena Pak Bupati menginginkan dalam tiap tahun selama masa jabatan beliau, ada 3 Pokdarwis dibentuk," tutur pria yang akrab disapa "Ebi" ini.

Keberadaan Pokdarwis tentunya akan juga membantu dinas dalam menangani kepariwisataan di lini pedesaan. Karena merekalah yang bergerak di lapangan langsung, ikut serta dalam manajemen pengelolaan obyek wisata desa.***

Penulis: Iwan Prast

Baca Juga